MANUSIA SUMBANG 37 JUTA BAKTERI.


Tiap Masuk Ruangan, 1 Manusia Sumbang 37 Juta Bakteri

Sumber utama pencemaran bakteri di udara dalam ruangan umumnya berasal dari manusia sendiri. Menurut penelitian terbaru, tiap ada 1 orang yang masuk ke suatu ruangan jumlah bakteri di udara akan meningkat sebanyak 37 juta bakteri/jam.
“Kita hidup dalam sebuah sup mikroba, dan kandungan terbesarnya adalah mikroba dari badan kita sendiri.” kata Prof jordan Peccia, ilmuwan teknik lingkungan dari Yale University dalam publikasinya di jurnal Indoor Air seperti dikutip dari Sciencedaily, Kamis (29/3/2012).

Dalam penelitiannya, Prof Peccia meneliti satu ruangan kelas di kampusnya selama 8 hari. Selama 4 hari pertama ruangan dipakai untuk kuliah oleh para mahasiswa, sedangkan 4 hari berikutnya dibiarkan kosong dengan kondisi pintu dan jendela sama-sama tertutup.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa saat ruang kelas dipakai, jumlah bakteri yang mencemari udara di dalamnya meningkat tajam. Jumlah mahasiswa yang hadir juga mempengaruhi, sebab tiap jam jumlah bakteri bertambah 30 juta bakteri tiap ada tambahan 1 orang di dalam ruangan.
Menurut penelitian yang dilakukan Prof Peccia, sebagian besar bakteri yang berasal dari tubuh manusia juga berasal dari lingkungan. Sebagian besar berasal dari debu di lantai, yang terhirup atau menempel di kulit lalu disebarkan lagi oleh manusia.
Namun 4 dari 15 jenis bakteri yang sering ditemukan di dalam rungan sangat terkait dengan manusia, sehingga tidak mungkin berasal dari sumber lain. Salah satunya adalah Propionibacterineae, sejenis bakteri yang hanya hidup di permukaan kulit manusia.
Selain itu, penelitian itu mengungkap bahwa pencemaran bakteri di rungan berlantai karpet cenderung lebih tinggi dibandingkan ruangan berlantai keras. Namun tidak perlu khawatir, dari sekian banyak bakteri diperkirakan hanya 0,1 persen yang bisa memicu penyakit pada manusia.

Komentar ditutup.